Sabtu, 09 Mei 2015

berkat kesulungan




BERKAT KESULUNGAN



Di Alkitab, putra sulung mewarisi hak-hak istimewa yang spesial. Kedudukan sebagai anak sulung sangat dihormati dan penuh tanggung jawab terhadap adik-adiknya (Kej 37:20-30)

Berkat Kesulungan menurut Alkitab

Kej 27:27 Lalu datanglah Yakub dekat-dekat dan diciumnyalah ayahnya. Ketika Ishak mencium bau pakaian Yakub, diberkatinyalah dia, katanya:
  1. "Sesungguhnya bau anakku adalah sebagai bau padang yang diberkati TUHAN.
  2.  Allah akan memberikan kepadamu embun yang dari langit dan
  3.  tanah-tanah gemuk di bumi dan gandum serta anggur berlimpah-limpah.
  4. Bangsa-bangsa akan takluk kepadamu, dan suku-suku bangsa akan sujud kepadamu;
  5. jadilah tuan atas saudara-saudaramu, dan anak-anak ibumu akan sujud kepadamu.
  6.  Siapa yang mengutuk engkau, terkutuklah ia, dan
  7. siapa yang memberkati engkau, diberkatilah ia."

I.           PUTRA SULUNG MEWARISI KERAJAAN (2Taw 21:1-3)
  1.  Putra sulung mewarisi tahta Kerajaan
  2.  Putra-putra hanya mendapat kekayaan yang melimpah-limpah
  3. Orang percaya dipanggil Tuhan menjadi imam dan raja tetapi juga harus memenuhi kriteria putra sulung (Why 5:9-10, Kel 19:6, 1Sam 15:23, Hos 4:6)

II.          TANDA-TANDA PUTRA SULUNG
  1.  Kuasa atoritas di antara saudara-saudaranya (Kej 37:20-30)
  2. Wibawa, kemuliaan dan hormat
  3. Tanggung jawab terhadap saudara-saudaranya (Kej 37:21-22)
  4.  Menjadi kepala keluarga setelah kematian ayahnya (Ul 21:15-17)
  5.  Dua bagian harta pusaka yaitu kuasa dan kekayaan
  6. Kerajaan dan keimamatan diberikan kepada anak sulung (Why 5:9-10, Kel 19:6)

III.        YESUS PUTRA SULUNG, ROH KUDUS ADALAH KARUNIA SULUNG
  1.  Rom 8:28-29 Yesus adalah yang sulung diantara banyak saudara, Dia memiliki otoritas atas kita
  2.  Kol 1:15-17 Kristus yang sulung di antara segala ciptaan artinya mempunyai otoritas atas segala ciptaanNya di alam semesta
  3.  Kol 1:18, Wahyu 1:5 Yesus adalah pertama kali bangkit dari antara orang mati sehingga mempunyai kuasa komplit atas maut, maut tunduk dan menyembahNya (Why 1:8, Yoh 11:25)
  4.  Rom 8:23 orang percaya menerima karunia sulung Roh
IV.        KEISTIMEWAAN SUATU KESULUNGAN DI MATA TUHAN
  1. Anak sulung sebagai suatu yang maha kudus bagi Tuhan, (Im 27:26-28)
  2.  Bertanggung jawab untuk menyatakan kemuliaan Tuhan bagi dunia (Rom 8:19-22)
  3. Sangat menghargai hal-hal yang kudus
  4.  Dikasihi oleh Allah (Malk 1:2-3)
  5. Jemaat Anak Sulung berhak berdiri di Gunung Sion (Ibr 12:23)

V.         KEHILANGAN SUATU HAK KESULUNGAN
  1. Hilang hak kesulungan karena dosa perzinahan (Kej 35:22)
  2. Tidak bertanggung jawab atas saudara-saudaranya (Kej 4:9)
  3. Kesulungan yang tidak bertobat dan tidak mempunyai hubungan kasih yang hangat dengan Bapa (Luk 15:25-28)
  4. Tidak dipercayai oleh orang tua karena tidak bertanggung jawab (Kej 49:3-4)
  5. Cabul artinya tidak hormat, tidak respek, dan tidak saleh (memandang rendah hal-hal yang kudus contoh Esau (Kej 25:29-34, Ibr 12:17)
  6. Menyembah berhala maka Allah mencabut kesulungan (Bil 3:44-45, 3:6,9-12)
  7. Tidak sabar, tergesa-gesa menanti janji Tuhan (Kel 32:1-9)
  8. Kompromi dengan dosa karena tidak percaya janji Tuhan (Kel 32:
  9. Dibenci oleh Tuhan (Malk 1:2-5)

VI.        KUALITAS-KUALITAS KESULUNGAN

  1.  Yang sulung disebut Maha Kudus bagi TUHAN (Im 27:26-28)
  2. Rumah tangga teratur dan teladan dengan baik dalam pernikahan (1Tim 3:4-5, 12, Tit 1:5-6)
  3.  Peka terhadap orang menderita dan miskin (Ayub 29:12-17, 31:13-22)
  4. Kemurnian dalam motivasi, melayani Allah karena kasih, bukan mencari keuntungan (Ayub 31:1-12)
  5.  Mempunyai visi dan tujuan hidup suci (Ayub 19:25-27)
  6.  Kemurnian moral – memiliki rasa takut yang kudus
  7.  Dibersihkan seluruhnya dari dakwaan terhadap Allah seperti “itu tidak adil” (Ayub 1:21)
  8.  Rajin, tabah, setia, tidak macet dari dan kejenuhan (1Raj 19:19)
  9. Setia pada pekerjaan yang kasar dalam waktu tertentu, seorang hamba sejati dan rendah hati (2Raj 3:11)
  10. Tunduk pada pengajaran, disiplin, dan koreksi dari bapa rohaninya yang baik (1Kor 8:2, 2Tim 1:15)
  11. Tidak pernah merasa “aku telah bertumbuh melebihi bapa rohaniku” sehingga merendahkan mereka (2Raj 2:7)
  12.  Mengalahkan ujian-ujian penolakan dan pengucilan semangat dari bapa rohani (1Raj 19:20)
  13.  Tidak pernah mencari dalih untuk berhenti, menjadi lemah, atau pulang rumah (2Raj 2:2-6)
  14.  Memiliki hati yang benci cinta akan uang (2Raj 5:15-16)
  15.  Mengalahkan luka pada waktu kecil dalam keluarga yang tidak bahagia (Kej 45:4-8, 50:20, 1Taw 5:1-2)
  16.  Mampu memaafkan saudara-saudaranya yang menolaknya, membencinya, dan membuatnya menderita contoh Yusuf.
  17.  Tabah menanggung rasa sepi, rindu kampung dan sanak saudara
  18. Memelihara iman di masa gelap dan sulit
  19.  Menjaga diri dari godaan sehingga tetap murni dalam moral
  20. Memahami bahwa Allah mempunyai berkat dimasa ketidak-adilan
  21. Hidup dikuduskan bagi Allah (Kej 49:26)
  22.  Mau berpihak kepada Allah saat-saat penurunan moral masyarakat
  23. Tidak kompromi, mau melakukan hal yang benar bukan yang populer
  24.  Mau menomorsatukan Allah dari semua teman, dan tekanan keluarga
  25. Mau mengisinkan Allah memilih pasangan hidup
  26. Mau menghargai perkara-perkara dari Allah dengan tinggi dan tidak pernah meremehkannya
  27.  Mau memiliki visi jangka panjang, dan tidak membuat keputusan sesuai perasaan sekarang

Integritas



INTEGRITAS



1Taw 29:17-19 Doa Daud yang terakhir menjadi kesukaan TUHAN yaitu:

“Aku tahu, ya Allahku, bahwa Engkau adalah penguji hati dan berkenan kepada keikhlasan, maka aku pun mempersembahkan semuanya itu dengan sukarela dan tulus ikhlas. Dan sekarang, umat-Mu yang hadir di sini telah kulihat memberikan persembahan sukarela kepada-Mu dengan sukacita.
29:18 Ya TUHAN, Allah Abraham, Ishak dan Israel, bapa-bapa kami, peliharalah untuk selama-lamanya kecenderungan hati umat-Mu yang demikian ini dan tetaplah tujukan hati mereka kepada-Mu.
29:19 Dan kepada Salomo, anakku, berikanlah hati yang tulus sehingga ia berpegang pada segala perintah-Mu dan peringatan-Mu dan ketetapan-Mu, melakukan segala-galanya dan mendirikan bait yang persiapannya telah kulakukan."

  • Awal dari semua karakter merupakan dasar yang mendatangkan “kredibilitas atau kepercayaan”

KARAKTER DAN KARUNIA
Setiap Anak Tuhan harus bertumbuh dalam dua hal dengan seimbang yaitu:
  1. Karunia (sprituality)
  2. Karakter (maturity)

KARAKTER DAN KARISMA
  1.  Karisma adalah pemberian dari Tuhan, kemampuan supranatural yang diberikan oleh Roh Kudus dengan kemampuan kita; Karakter adalah siapa kita sesungguhnya
  2. Karisma menharapkan anda seperti siapa; Karakter adalah siapa anda sebenarnya
  3. Karisma datang dari luar; karakter bertumbuh dari dalam
  4. Karisma adalah apa yang orang katakan tentang anda di batu nisan; Karakter adalah apa yang malaikat katakan tentang anda di hadapan tahta Allah.

CARA MELATIH INTEGRITAS

A.      Hidup dalam PRINSIP yang Benar (Daniel 1:8)

Dua ekstrim orang yang tidak punya integritas:
  1. Prinsip sendiri / indipenden (semau gue)
  2. Prinsip orang lain / kompromi (plin-plan)
B.      Hidup dalam HUBUNGAN yang benar
  1. Jujur / tulus / apa adanya
  2. Berani mengaku salah, minta maaf dan restitusi

C.      Hidup dalam KESATUAN HATI, PIKIRAN, PERKATAAN dan PERBUATAN
  1. Mengerjakan apa yang dikatakan atau tidak ingkar janji (perkataan – perbuatan)
  2.  Tidak ada konflik bathin (hati – pikiran)

TIGA PRINSIP MEMBANGUN HUBUNGAN

  1. Menerima setiap orang tanpa syarat
  2. Menasehati  / menegor kesalahan orang lain dengan kasih
  3. Menghargai / memuji kemampuan / kelebihan orang lain dengan jujur
Sikap menegur orang lain
  1. Mengasihi orangnya tapi membenci dosanya
  2. Berikan usulan perbaikan / solusinya
  3. Jangan menghakimi: “selalu, tidak pernah, pakai lembaga”
Sikap ditegur oleh orang lain
  1. Berterima kasih
  2. Klarifikasi / akui  dan minta maaf
  3. Minta lagi
“Bukanlah seberapa banyak waktu yang anda gunakan, melainkan seberapa banyak yang anda lakukan dalam waktu itu”

doa syafaat



DOA SYAFAAT

A.    PENGERTIAN DOA 
Berdoa syafaat artinya
  1. Berdiri diantara kesenjangan
  2. Pendoa terbesar kita adalah Yesus Kristus 
Dosa membuat  suatu kebencian bagi Tuhan.   
  1. Menjadi tegar tengkuk artinya  menjadi keras kepala dan 
  2. tinggi hati
Alasan yang dipakai  Musa dalam Doa Syafaat, ayat 11-13
  1. Demi Umat Tuhan sendiri, (ayat 11)
  2.  Demi nama dan kehormatan Tuhan , (ayat 11-12)
  3.  Demi Firman Tuhan , (ayat 13)
  4.  Karena kasih dan pengorbanan (Kel 32:32)
Allah mengabulkan doa syafaat Musa, ay 14 – Allah urung niat untuk membinasakan para penyembah berhala, karena Musa berdiri di antara  atau mengisi kesenjangan itu  (ayat 10)

Teladan Yosua – Yos 7:6-9

Alasan yang dipakai oleh Yosua dalam doa syafaat:
  1. Demi Nama dan kehormatan Tuhan
  2. Demi firman Tuhan
Dosa menyebabkan kekalahan,  Yos 7:12
  1. Israel menderita kekalahan karena ada dosa dalam kemah mereka mereka 
  2. Dosa satu orang merusak semua orang, Yos 7:11, dosa bersifat menular karena itu harus dicabut dari kemah.
  3. Dosa menyebabkan tidak ada pernyataan Allah, Yos 7:12,
  4. Setelah Yosua berdoa syafaat dan dosa tersebut dicabut dari kemah, Allah memberi kemenangan bagi Israel 

Teladan Nabi Daniel, Dan 9:1-3, 19.
  1. Daniel mengetahui kehendak Allah melalui membaca kitab nabi Yermia
  2. Daniel memaksakan kehendak Allah melalui doa dan puasa
  3. Daniel berdoa dengan ototritas dan keberanian (ay 19) karena dia mengetahui kehendak Allah
  4. Cara Daniel berdoa:
  •  Doa dan Puasa, (Dan 9:3)
  •  Tuhan yang pegang perjanjian dan kasih setia (Dan 9:4)
  •  Mengaku dosa pribadi, keluarga, Imam-imam, dan Pemerintah dan nenek moyangnya (Dan 9:5-20)
  •  Daniel bertobat dengan sukarela dihadapan Tuhan
  •  Memohon belas kasihan Tuhan
  •  Dan datanglah Gibrael dengan cepat kepadanya

  1. Teladan Nehemia (Neh 1:1-11)

Alasan yang dipakai oleh Nehemia pada waktu Yerusalem dalam keadaan terbakar dan dalam keadaan tercela adalah:
  1. Doa dan Puasa duduk menangis di hadapan Tuhan semesta langit
  2.  Mengaku segala dosa yaitu:
  • Dosa pribadi
  • Dosa Keluarganya
  • Dosa Imam-imam
  •  Dosa Pemimpin-Pemimpin
  •  Demi Firman Tuhan
  •  Memohon belas kasihan Tuhan dan keberhasilan
  • Dan mengabulkan permohonannya dalam waktu empat bulan

C.   DOA SYAFAAT AGAR
  • Tuhan buka langit, Yes 45:8
  •  Pintu terbuka, Kol 4:2-3; Maz 24:7-9
  • Pikiran terbuka, 2Kor 4:6
  • Hati terbuka, Kis 16:14
  •  Kesempatan Memberitakan Injil, Rom 1:10-15
  • Keberanian memberitakan Injil, Ef 6: 18-20
  • Tanda heran dan mujizat kesembuhan terjadi, Kis 4: 29-31
  • Terjadi lawatan Roh Kudus yang maha Dahsyat, Maz 42:8
D.   JENIS PENGURAPAN UNTUK BERDOA SYAFAAT
  1.  Menanggung beban dari Allah, Luk 19:41~ Tuhan memberikan beban tertentu untuk pendoa syafaat untuk sekelompok orang di suatu tempat.
  2. Mengenali kebutuhan orang lain, Rom 12:15
  3. Doa Syafaat seperti “Sakit bersalin”, Yes 66:7 ~ doa sakit bersalin adalah suatu doa untuk melahirkan anak-anak rohani ke dalam kerajaan Allah. Doa semacam ini biasanya disertai dengan “tangis dan air mata” dan seberapa pentingkah air mata dihadapan Tuhan?
  4. Allah menghitung dan menaruh air mata kita di dalam kirbatNya (Maz 56:9)
  5. Allah mencatat penyebab air mata kita (Maz 56:9)
  6. Allah digerakkan oleh doa dan air mata kita, 2Raja 20:1-5, Ibr 5:7
  7. Peperangan melawan kuasa kegelapan, Ef  6:12;  Mat 18:18,  Mat 12:29
  8. Doa untuk Janji – Janji TUHAN (Yes 62:6)

Tipe Pemimpin

Tipe Pemimpin


Dewasa ini semakin banyak orang yang tertarik dengan pembahasan tentang kepemimpinan. Buku-buku yang membahas akan hal itu habis terjual. Seminar dan pembahasan mengenai kepemimpinan rasanya tidak akan ada habisnya. Semua orang berusaha mengidentifikasi pemimpin seperti apa dirinya tersebut. Bagi mereka yang ingin mencoba, atau setidaknya terinspirasi, berikut ini adalah beberapa tipe pemimpin yang bisa Anda lihat:

1. Adaptif

Dalam keadaan normal, mungkin saja tidak akan ada jawaban yang mudah, tapi setidaknya akan ada sebuah jawaban. Di saat krisis dan terjadi perubahan di mana-mana, seorang pemimpin harus dapat menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut dalam menjalankan bisnisnya. Seorang pemimpin yang adaptif dapat menyesuaikan diri dan perusahaan dengan keadaan yang dinamis, menyesuaikan nilai mereka dengan perubahan ya g terjadi, dan membantu bawahan mereka untuk dapat ikut menyesuaikan diri dan mengenali perubahan yang terjadi tanpa mengurangi kepercayaan bawahan tersebut kepada mereka. Contoh pemimpin adaptif yang dapat Anda lihat adalah Sam Palmisano dari IBM, dan Ford’s Alan Mulally.

2. Kecerdasan emosional

Seorang psikolog Daniel Goleman mengkorelasikan kepemimpinan yang sukses dengan kesadaran akan perasaan diri sendiri dan perasaan orang lain. Pemimpin yang memiliki kecerdasan emosional sangat bisa mengatur diri mereka sendiri dan hubungan mereka dengan orang lain, dan mereka juga seringkali merupakan orang yang sangat hebat dalam mempengaruhi (dalam arti yang baik). Semua orang dapat berlatih dan belajar untuk bisa cerdas secara emosional.

3. Karismatik

Seorang pemimpin yang kharismatik dapat mempengaruhi orang lain untuk melewati kepemimpinan bersama dirinya. Sembilan puluh tahun yang lalu, sosiologis Max Weber menggambarkan otoritas kharismatik berasal dari karakter yang luar biasa, pejuang, dan kesucian. Dewasa ini, kharismatik lebih berhubungan dengan personality seseorang dan tampaknya susah untuk diajarkan. Seorang pemimpin yang kharismatik dapat menjadi motifator yang hebat dan seringkali membawa kesuksesan yang luar biasa bagi perusahaannya. Contoh pemimpin yang kharismatik adalah Theodore Roosevelt.

4. Authentic

Authenticity, seperti halnya passion, adalah sebuah kata yang sering digunakan. Tapi kata ini tetap masih terdengar fresh ketika mantan CEO dari Medtronic, Bill George menggunakan kata ini untuk menggambarkan pemimpin dengan integritas dan karakter. Itu di tahun 2003, dua tahun setelah runtuhnya Enron dan delapan tahun sebelum Medtronic, dibawah CEO yang lain, membayar lebih dari dua puluh tiga juta dollar untuk mengatur klaim untuk  membayar kesalahan mereka. Hal ini menunjukan, seorang pemimipin yang memiliki keaslian, seperti James Goodnight dari perusahaan software raksasa SAS merupakan seorang bintang dari keteguhan dan disiplin.

5. “Level  5 leader”

Seperti yang digambarkan seorang pebisnis hebat Jim Collins, pemimpin level 5 mengejar tujuan dengan kegigihan seperti seekor singa dan kerendahan hati seperti seekor domba. Orang seperti ini sangat sulit dicari. Pemimpin seperti ini adalah pemimpin yang murah hati, bertanggung jawab, dan meletakkan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi. Meskipun banyak entrepreneur yang dikatakan merupakan pemimpin level 5, yang perlu dilihat apakah mereka bisa menekan ego mereka sendiri dalam menjalankan perusahaan atau tidak.

6. Mindful leader

Terlalu banyak pemimpin yang menjalani kepemimpinan mereka berdasarkan pada asumsi lama dan aturan-aturan yang tidak praktis. Jika pemimpin tersebut memberikan perhatian pada lingkungan mereka, memperhatikan, menganalisa dan yang paling penting, mendengarkan orang lain, maka mereka akan menanyakan pertanyaan yang lebih pintar, dapat mendeteksi perubahan yang terjadi, dan dapat menjadi pelajar yang lebih baik. Kesadararan ini akan lebih mudah dilakukan oleh para pemimpin muda, yang belum tercemar oleh pemikiran-pemikiran lama dan kebiasaan-kebiasaan lama. Tapi perusahaan raksasa juga seringkali melahirkan pemimpin-pemimpin yang mindful.

7. Narsisme

Diluar para pemimpin yang hebat, terdapat juga beberapa pemimpin yang tidak patut dicontoh. Beberapa diantaranya adalah pemimpin yang terlalu mencintai dirinya sendiri, atau yang biasa kita kenal dengan nama pemimpin yang narsis. Pemimpin yang narsis tidak mendengarkan orang lain, tidak ingin belajar, tidak ingin mengajar, dan tidak suka jika ada pendapat yang berbeda dari pendapat mereka. Tapi tidak semua pemimpin yang narsis itu buruk. Psikoanalisis Michael Maccoby menggambarkan satu tipe narsis yang tidak terlalu buruk. Contoh pemimpin seperti ini adalah Bill Gates dan Andy Grove. Mereka adalah pemimpin yang visionaris, dan mampu membawa orang-orang mengikuti visi yang mereka buat. Tipe pemimpin seperti ini ternyata memiliki pendamping yang mampu menutupi kekurangan mereka, dan tetap menjaga mereka utnuk rendah hati.

8.  ”No-excuse” leadership

Kemiliteran tampaknya merupakan suatu tempat yang memiliki pembelajaran kepemimpinan yang tinggi dan tidak pernah berakhir. Kepemimpinan yang “no-excuse” merupakan tipe kepemimpinan yang biasanya terdapat di dunia militer. Tipe kepemimpinan ini akan mampu membuat keputusan dengan cepat, bersikap tegas dan keras, dan menunjukan mental yang kuat. Ini merupakan suatu kebetulan ketika penelitian di tahun 2006 menunjukan bahwa perusahaan yang dipimpin oleh mantan militer mengungguli S&P 500, dan pemimpin tersebut bertahan lebih lama dalam pekerjaan mereka. Contoh pemimpin ini adalah Frederick Smith, mantan angkatan laut yang menjalankan FedEx selama lebih dari 40 tahun.

9. Menular

Richard Boyatzis dan Annie McKee menyebutkan bahwa emosi itu menular: Moral seseorang dapat naik dan turun sesuai dengan mood dari sang pemimpin. Pemimpin yang positif dan bersemangat dapat menularkan hal itu kepada bawahan mereka dan menularkan antusiasme yang positif dalam perusahaan. Merupakan hal yang penting untuk diingat bahwa Anda harus dengan cermat menghitung dan merancang perusahaan Anda, dan seberapa banyak hal itu akan mempengaruhi kehidupan pribadi Anda. Seorang pemimpin harus mampu memisahkan permasalahan pribadi dari kehidupan profesional mereka.

10. Melayani

Pemimpin tipe ini adalah pemimpin yang bersedia untuk melayani bawahannya, tidak tertutup pada batasan jabatan. Pemimpin tipe ini akan bersedia untuk pertama kali melayani, dan bersedia menjadi contoh agar bawahan mereka dapat bekerja dengan lebih baik. Tipe-tipe pemimpin ini adalah mereka yang memiliki empati yang besar, peduli, dan mau menyembuhkan.

11. Storyteller

Seorang pemimpin harus mampu bercerita: tentang dirinya sendiri, tentang perusahaan, tentang apa yang dilakukan pegawai mereka, dan tentang apa yang akan dilakukan mereka di masa depan. Menceritakan cerita membangkitkan emosi yang tidak dapat dibantah siapapun juga. Tidak heran, jika tipe pemimpin seperti ini banyak terdapat dan cocok untuk para entrepreneur, karena para entreprenur membangun sendiri cerita mereka, dan merekalah yang benar-benar mengerti cerita mereka.

Mujizat membuat next level

Mujizat Pelipatgandaan

2Raj 4:1-7

Dalam kesulitan yang membelit kita, disaat pikiran tertutup dan ketakutan kekuatiran menghimpit jiwa kita karena hutang, intimidasi, yang dihadapi, apa yang  harus kita perbuat? Kisah seorang janda ini menarik untuk kita simak bersama yaitu bahwa ia terbelit hutang dan kesesakan ini. Dalam Tuhan pasti ada solusi.

Bagaimana solusi mengatasi permasalahan ini
1. Datanglah kepada Tuhan dengan doa dan permohonan, ay 1
2. Milikilah sifat Takut akan Tuhan
3. Temukan dan kobarkan karunia, bakat yang anda miliki
4. Setialah dengan hal yang kecil yang ada padamu, ay 2
5. Anda harus memiliki iman
6. Anda harus rajin bekerja bersama anggota keluargamu
7. Tetaplah fokus pada pekerjaanmu, ay 5
8. Anda harus tetap semangat
9. Menjual hasil pekerjaanmu
10. Bersyukurlah kepada Tuhan
11. Bayarlah hutangmu
12. Nikmati hasil pekerjaanmu

Mujizat terjadi saat kita bertindak untuk melangkah, kita akan mengalami pemulihan bahkan pelipatgandaan

Pemimpin Sukses

Pemimpin Yang Sukses

Yos 1:1-9

Bagaimana Pemimpin itu berhasil

1. Memiliki waktu perjumpaan pribadi dgn Tuhan
2. Memiliki visi yg jelas
3. Hati yg kuat
4. Merenungkan dan memperkatakan firman Tuhan
5. Bertindak hati-hati
6. Sanggup mengatasi kegagalan
7. Pandai mengatur
8. Tetap semangat
9. Tunduk taat kepada otoritas 
10. Spirit kerjasama

Jumat, 08 Mei 2015

Karunia Iman

Miliki Iman Nya TUHAN

Mark 11: 20-26

Bagaimana miliki Iman Allah?
1. Miliki hati yang suci,25-26
    - bertobat dan mengampuni
    - bebas dari luka bathin
2. Percayalah Allah,
    - mendengar firman Allah
    - renungkan dengan hati
    - terus muliakan Allah
    - mata tertuju kpd Tuhan
3. Doa
     - doa orang benar, Yak 5:17
4. Diurapi dengan Roh Kudus dan kuasa
    Mujizat, Iman
5.  Kalahkan Musuh iman
    - kebimbangan
    - kurang percaya
    - ketakutan